"Sering kali yang menjadi masalah justru apa-apa yang tidak kau katakan, bukan apa-apa yang kau katakan. Maka, niatkanlah hatimu untuk jujur."
(via karenapuisiituindah)

Gift

Akhir-akhir ini lagi cinta banget sama langit. 

Dari kemaren, terus kemarennya lagi, terus kemaren kemarennya lagi, tiap liat langit selaluuuu senyum. Mau pagi, mau siang, sore apalagi. Awan-awannya lagi bagus bangeet bentuk dan warnanya. Apalagi langit senjanya… selalu bisa bikin aku diem ngelamun lama banget sambil liat ke atas kayak orang bego, saking begonya sampe kemaren hampir mau nabrak tembok karena sibuk liat ke atas, bukan liat ke depan. hahaha bodoh kan? jangan ditiru yah.

Daan seminggu ini semua warna senja yang selalu aku tunggu muncul semua! dari mulai langit kuning, oranye, pink, ungu, sampe langit warna ungu pink biru putih terus semburat oranye sisa sinar matahari pun ada, bagus banget sumpaaah subhanallah, bahagia deh. Ditambah lagi, walaupun masih sering hujan, tapi jadi sering ada pelangi! aaaaa. Gimana ya, kalau liat pelangi tuh rasanya langsung keputer lagu over the rainbow tapi langsung ke bagian ‘where troubles melt like lemon drops’ karena tiap liat pelangi rasanya semua troubles beneran melt like lemon drops. lupa seketika. ajaib yaa.

Dikasih kesempatan buat sering liat langit yang indah dikala aku lagi dalam masa dimana semua masalah rasanya numpuk membludak jadi besar dan bikin emosi gak karuan alias pms tuh kayak dikasih hadiah, dikasih obat. Jadi ngerasa lebih tenang, lebih banyak banget bersyukur, dan lebih disadarkan kalau masalah-masalah yang menurut aku besar itu sebenernya ga ada apa-apanya dan pasti bisa aku lewatin. Dan terakhir, bisa bikin jadi lebih bahagia hehe. Oiya, dan jadi tersadarkan satu hal lagi: 

bahagia itu sederhana, kalau kita mau mikir bahagia itu bener-bener sederhana, dan mau mikir secara sederhana. Jadi kita bakal selalu bisa menemukan kebahagiaan di hal-hal yang paling sederhana sekalipun tanpa harus bingung, tanpa harus meratapi keadaan kita yang lagi banyak masalah dan ngerasa dijauhin banget sama kebahagiaan. Coba dibuka matanya, hatinya. Masih banyak kok yang bisa bikin bahagia. Bahkan menebar senyum waktu nyapa orang-orang juga bisa bikin bahagia, hehe.


jadiii buat yang belum tau kalau langit akhir-akhir ini lagi bagus, coba deeh sempetin buat noleh ke atas di sela-sela kesibukannya. Siapa tau ngerasain yang kayak aku juga, siapa tau jadi semakin bahagia ;;)

jangan lupa lihat langit ya!

 

tebak ini apa hayooo

(Source: miyaando)

all hail spare time!

all hail spare time!

"dan walaupun dia hanya diam, dia mampu begitu menenangkan"
— <3

what you did is what you’ll get

the-absolute-best-posts:

This post has been featured on a 1000notes.com blog.

the-absolute-best-posts:

This post has been featured on a 1000notes.com blog.

Jam segini, depan laptop. Seperti biasa. Lalu 5 (atau 4?) jam lagi harus bangun, menghabiskan belasan jam di kampus lagi, lalu pulang (atau engga?). Kemudian jam segini lagi, didepan laptop lagi, seperti biasa lagi. Mungkin akan terus seperti itu sampai waktu yang belum ditentukan.

Senyum :)

"Laki-laki beneran itu menghadapi masalahnya dan menyelesaikannya sampai clear, ngga kenal budaya “lupakan saja” dan diungkit lagi suatu hari nanti. Laki-laki itu bicara, bukan memendam; perbaiki, bukan lari; tuntaskan, bukan lupakan."
— (via yasirmukhtar)

(via aliterarycameo)

the-absolute-best-posts:

This post has been featured on a 1000notes.com blog.

(Source: jet-black-soul)

  • how to survive: enjoy the little things

Menemukan kalimat ini dari seorang teman waktu lagi iseng scrolling twitter, lalu sejak saat itu selalu tertanam di kepala aku sampai sekarang dan mungkin sampai nanti sampai waktu yang belum aku ketahui.

Hujan, lupa.

Duduk di kasur sambil ngeliatin jendela, jalan, dan halaman rumah yang basah kehujanan kadang emang jadi waktunya aku bener-bener diem ga melakukan apapun kecuali merenung dan berimajinasi. Kadang aku ngeliatin orang-orang yang lewat kehujanan, terus nebak-nebak cerita mereka apa, atau bikin cerita sendiri. Kadang cuma tiduran doang ngeliatin air sampe akhirnya ketiduran. Ngeliatin bulir-bulir air hujan yang lagi balapan di jendela juga kadang seru. hahaha aneh ya? pasti pada pernah juga kan, misalnya lagi di mobil, hujan, terus ngeliatin air balapan di jendela mobil? Atau gapernah? Kalau akusih bisa lama banget nontonin gituan doang, gatau kenapa. Pokoknya seru dan layak untuk dicoba ;)

Daan pasti banyak orang yang ngerasa kalau hujan itu bawaannya flashback. haha! Aku juga gak ngerti kenapa, tapi emang iya ya. Terus yang bikin tambah aneh adalah memori yang muncul waktu hujan seringnya memori sedih atau mengharukan, atau berbau air mata. Apa karena hujan itu air jadi klopnya sama air mata? atau karena adegan di film-film waktu hujan seringnya adegan sedih? Gak tau lah ya.

Lalu beberapa jam yang lalu, saat aku lagi sibuk flashback, tiba-tiba kepikiran untuk lupa. Bukan gara-gara kebanyakan nonton film loh ini, serius. Cuma tiba-tiba kepikiran aja apa yang akan terjadi kalau aku mendadak amnesia. Mendadak lupa sama semuanya. Efek pernah nonton fillm begituan juga kali ya jadi penasaran kalau kejadian haha #pfft. Apa rasanya ya, lupa pernah ada yang bikin sedih sampe nangis keparahan, lupa pernah sayang sama orang, dan lupa juga pernah ada yang bikin seneng, bikin ketawa sampe sakit perut dan nangis juga.

Gimana rasanya ya, ga inget punya kenangan sama siapapun di dunia ini?

Gimana ya mama papa, keluarga, temen, dan orang-orang terdekat aku? Mereka bakal ngapain biar aku inget lagi? Kenangan sama siapa yang bakal aku inget pertama kali selain sama keluarga? Jadi kepikiran deh, kenangan sama siapa yang paling banyak yang aku punya selain sama keluarga? hmm…

Ah tapi lupakanlah, hujannya sudah berhenti.

cheer up and smile!